Sabtu, 30 Januari 2010

** A WISH**

Harapan ...
semua orang pasti punya harapan...namun hampir semua harapan indah yang kebanyakan orang bangun itu tak bisa terwujud menjadi bangunan indah dalam hidup...
pondasi itu hanya dapat berwujud angan yang tak kunjung nyata...
itu karena, setiap orang hanya berharap yang indah tapi sedikit usaha...
bisa dibuktikan ketika mereka suka atau bahagia , mereka lupa syukur...
tapi ketika mereka sedang mendapat kesedihan...mereka baru menyesalkan ke-kufur-annya...
itulah....itulah yang menyebabkan mereka punya pondasi angan tapi tak bisa berwujud bangunan yang indah dalam hidup...
****

untuk itu, sebagai seorang yang penuh harap akan kebahagiaan yang indah...jaga kebahagiaan dengan syukur kepada pemberi bahagia tersebut..
ibarat kita sendiri, apalagi kita memberi orang lain suatu barang...dan oleh orang itu barang pemberian kita dirawat baik-baik...bagaimana kita ?? pasti kita akan senang dan tidak kapok untuk memberi orang itu sesuatu barang lagi...
tapi bila barang pemberian kita tidak dihargai oleh orang tersebut, kita pasti akan malas untuk memberi orang tersebut sesuatu barang lagi...
nah...sama halnya dengan Pemberi bahagia kita...Dya tidak minta apa-apa...Dya hanya tak ingin kita melupakan-Nya... maka jangan pernah lupa pada-Nya....Jika kita inginkan Dya tak marah dengan kita dan menyamarkan kebahagiaan kita dari hari ke hari...
****
Sangat disesalkan ketika diri ini sedikit lupa dengan Pemberi bahagia itu...
perubahan yang dirasakan tak berlangsung seketika...sedikit demi sedikit perubahan itu nampak..hati semakin sakit dengan perubahan itu...karena rasa nyaman yang semula sangat kuat..berubah jadi ketakutan akibat hal yang belum jelas terjadi...
berharap hal yang sedikit muluk-pun diri ini tak ingin..
karena apa ??? karena takut tak bisa merasakan tercapainya angan..
hanya menyesal dan mnyesal yang ada di benak ini...
namun, banyak yang menyadarkan bahwa hidup tak perlu selamanya menoleh ke belakang..
banyak hal di depan mata yang harus diselesaikan untuk menyembuhkan kesalahan sebelumnya....
memang penting buat kita untuk refleksi...tapi itu tak boleh berlangsung lama...hanya sekilas saja..karena hanya akan buat kita berjalan di tempat....
jangan terpaku oleh ketidak maksimalan kita dalam menjalani kewajiban hidup...jadikan itu refleksi sekilas agar kita tak melakukan kesalahan yang sama...
****
hanya bisa mengucapkan kata maaf yang sebesar-besarnya pada-Nya....
Maafkan hamba-Mu ini....

(**tikka, gadis yang mencari hakikat hidup....)